Let's follow me!

Lawati Kedai Qaseh Gold Online

Friday, November 4, 2011

Benih Kebahagiaanku


Kadang-kala kita terlupa bahawa kebahagiaan itu boleh dirasai oleh semua orang, tanpa syarat. Kita lupa bahawa akar kebahagiaan dan ketenangan hidup adalah CINTA. Jika kebahagiaan ibarat buah yang dianugerahkan Tuhan untuk hamba-Nya, maka buah itu berasal dari biji benih yang bernama CINTA.

Ayuh bersama kita siram biji benih itu supaya tumbuh bersemi dan berkembang mekar dalam kehidupan kita. Mari kita nikmati keharuman bunga cinta yang telah mekar. Mari kita nikmati keindahannya dalam kehidupan, sehingga tidak ada lagi duka nestapa, sakit hati, stress, ketakutan, kecemasan, kedengkian, dan penderitaan dalam menjalani sisa hidup ini.


Cinta adalah benih kebahagiaan. Dengan cintalah kita bisa merungkai kelopak-kelopak kehidupan menjadi bunga kebahagiaan yang indah untuk dinikmati. Dengan cinta, kita tidak hanya sekadar hidup, tetapi lebih dari itu, iaitu boleh "menghidupkan" lagi kehidupan kita dan kehidupan orang lain. Dengan cinta kita membuat segalanya lebih bererti. Hidup penuh cinta akan merubah tangis menjadi tawa, kepedihan menjadi rahmat, dan duka lara menjadi nikmat.

Jika selama ini kita hanya mencintai kekasih, suami/istri, dan keluarga maka marilah kita mencintai semua yang ada di sekitar kita. Apa saja hal lain yang harus kita cintai agar kebahagiaan hidup menjadi milik kita?



1. Cintailah teman-teman kita
Teman atau sahabat adalah orang terdekat selain keluarga kita. Teman ada di tempat kerja, sekolah atau kampus, teman karib, dan di mana saja. Teman sejati biasanya selalu ada di saat kita memerlukan. Mereka menolong tanpa diminta, dan dengan tulus menyokong kita untuk terus maju meraih kejayaan dan kebahagiaan. Cintailah rakan, teman dan sahabat anda, dan jadilah teman sejati untuk mereka. Mereka adalah aset yang tak ternilai harganya, karena di saat-saat tertentu cinta mereka lebih besar dari kekasih yang mungkin anda puja-puja. Memiliki teman sejati di mana saja membuat hidup kita lebih bermakna.

2. Cintailah pekerjaan Kita
Pekerjaan rutin merupakan salah satu sumber stress. Tekanan dan tuntutan di tempat kerja boleh membuatkan hidup kita seperti di neraka jika kita bekerja hanya demi mendapatkan wang, tanpa ada rasa suka dan cinta terhadap pekerjaan itu sendiri. Jadi, cintailah pekerjaan kita sekarang juga. Tidak kira kita sekarang bekerja sebagai apapun. Jika anda tetap tidak boleh mencintai pekerjaan kita pada saat ini, mungkin pekerjaan itu bukanlah kerjaya yang anda inginkan yang sesuai dengan jiwa anda. Jika begitu, pilihlah kerjaya jiwa anda dan kejarlah sekarang juga. Jangan sampai sebahagian waktu kita, terbuang dengan pekerjaan yang tidak boleh kita nikmati atau membuat kita tidak bahagia. Bekerjalah dan berkerjayalah dengan cinta!

3. Cintailah sesama umat manusia
Lihatlah sekeliling kita. Lihatlah pengemis, anak yatim, fakir miskin, mangsa bencana alam, mangsa peperangan, dan orang-orang yang memerlukan bantuan kita. Mereka adalah sebahagian dari kita sebagai umat manusia. Jika hati anda tidak tergerak untuk melakukan sesuatu untuk mereka, mungkin sekali cinta di hati anda sudah kelam- mungkin disebabkan hiburan yang melampau dan kebendaan. Bukalah hatimu dan tumbuhkan cinta anda untuk mereka. Lakukanlah sesuatu sebagai bukti cinta anda dengan penuh kasih, hasilnya akan datang kepuasan batin yang menenangkan jiwa anda. Rasulullah SAW juga pernah bersabda, "Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi manusia lain".


  
4. Cintailah apa yang kita miliki saat ini
Apa yang kita miliki saat ini adalah karunia Allah yang terbaik untuk kita. Jika menuruti hawa nafsu, mungkin keinginan kita tidak akan menemui akan apa yang kita impikan. Tetapi yakinlah, bahawa apa yang telah kita miliki, itulah anugerah dan amanah dari Allah yang juga akan dipertanggungjawabkan; Tidak kira walau apapun, sama ada harta benda, pangkat, kekuasaan, dan perhiasan dunia lainnya. Syukurlah itu semua itu sebagai bukti cinta kita kepada-Nya. Jika kehidupan kita saat ini masih jauh dari yang diidamkan maka giatkan usaha dengan niat meraih Redha-Nya.

5. Cintailah dunia ini sewajarnya saja
Dunia ini berisi berbagai perhiasan yang gemerlap dan menyilaukan mata. Banyak orang terhanyut dalam permainan dan kadangkala mereka menganggap akan mereka hidup untuk selamanya. Mereka mati-matian mengejar harta, takhta, dan wanita; namun dipenghujuangnya, sengsara. Janganlah kita menjadi buta karena dunia. Cintailah ia dan semua isinya sewajarnya saja. Semua itu tidak akan kekal, ia hanya sebagai alat meraih kebahagiaan yang hakiki. 

Mana milik kita?? Tiada milik kita...semuanya Allah yang punya. 




-Edited-

Sumber: 
Agus Riyanto
Book Author of "Born To Be A Champion"

No comments:

Post a Comment

#Pray4Gaza